Selasa, November 20

puisi galau


Akhir penantian

Buatku mengenalmu suatu anugerah terindah
Anugerah yang aku dapat dihidupku
Mengenalmu suatu kebahagiaan yang tak pernah ada
Dirimu yang aku inginkan,

Entah akan sampai kapan aku terus bertahan
Bertahan menunggu cintamu untukku
Yang itu tak mungkin dalam hidupku
Harus sampai kapan aku harus menunggu?

Hari yang ku lalui ini hanya untukmu
Meski terasa sakit yang aku rasakan
Tapi demi cintaku untukmu
Bukan hal sulit untukku

Hingga akhirnya aku bosan menunggu
Menunggu tanpa kepastian
Dan aku masih terus menunggu…

Dan aku putuskan mencoba mencari cinta yang lain
Telah ku temukan cinta yang aku cari
Tapi hati kecilku tak bisa dibohongi
Aku masih menunggu kedatanganmu,

Dimana kamu saat ini?
Aku merindukanmu
Ku ingin bertemu denganmu
Walau hanya menatap jauh matamu,

Tuhan berikan aku jawaban atas penantian panjangku ini
Beri aku kesempatan untuk bertemu dengan dia
Dia yang aku rindukan…



Sebutir Cinta

Ku tatap secarik kertas dihadapanku
Ku goreskan tinta di dalamnya
Mengeluarkan isi di hati yang lama terpendam
Mengingat sesuatu yang tak mungkin terjadi,

Apa salah bila ku punya rasa ini
Rasa yang hanya mampu buatku luka
Rasa yang buatku selalu berharap pada harapan yang tak mungkin ku punya,

Mungkin saat ini aku hanya mampu merasakan rasa cinta ini
Mungkin saat ini aku hanya mampu menatap senyum indahnya,

Dengan Sebutir rasa cinta yang terpendam dalam dan dengan seulas senyumnya
Aku mampu tersenyum bahagia walau tak mungkin terbalas olehnya…

Kenangan Indah

Saat ku kenang dirimu airmata ini tetes demi tetes mengalir
Ku ingat saat senyum dan tawamu
Kau begitu indah di hidupku
Sulit bagiku untuk mengungkapkan semua,

Apa yang kau lakukan saat ini
Ku begitu merindukanmu rindukan belaian sayangmu
Kecup bibir manismu yang menyentuh lubuk hatiku,
Tuhan…
Apa yang harus aku lakukan
Mungkin kau tahu apa yang aku rasakan saat ini,
Menanti datangnya cinta yang dulu dia berikan padaku...

Ku ingin

Aku bagaikan rumput yang tak bernyawa
Yang diterpa semilir angin
Pelangi yang warnai dinding hatiku
Saat ku melihat dari sisi indahmu

Entah mengapa ku begitu menginginkanmu
Dan begitu ku ingin bertemu denganmu
Mendengar desah suara indahmu

Nada lagumu yang semakin ku mencintaimu
Dan menginginkanmu...

Gelora hati semakin gundah
Saat ku tak lagi mendengar suara indahmu
Ku bagaikan tak berharga dihidup ini...

Energi hidupku menjadi semakin kuat
Saat aku mendengar nyanyian lagumu,
Dari lubuk hatiku aku mencintaimu
Dan akan ku kenang semuanya...

Penantian

Sakit bila ku mengenangmu
Sakit bila aku melihatmu
Tawamu bahagiamu yang aku simpan
Ku tak pernah ingin kau bersamanya
Ku ingin kau berlalu darinya
Karena ku tau sebenarnya kau tak mencintainya

Lihatlah mataku yang selama ini melihatmu
Dengarlah suara hatiku yang selama ini menjerit memanggilmu..

Ku berharap saat ku berbaring disini
Di tepat terakhirku
Kau genggam tanganku,,

Tuhan …
Doaku yang selama ini ku lantunkan
Dalam sujud dan tangisku
Berharap kau dating disisa hidupku …



Tidak ada komentar:

Posting Komentar