Senin, Desember 17


Daur Ulang Limbah Plastik

 

Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia 1

Dosen Pengampu: Deri Anggraini, S.Pd.




                                   
Desy Wulandhary
11144600062
A2-11

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA
2011


Daur Ulang Limbah Plastik

 

Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia 1

Dosen Pengampu: Deri Anggraini, S.Pd.




                                   
Desy Wulandhary
11144600062
A2-11

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA
2011

Motto dan Persembahan

Motto :
“Mulailah menggarap sedikit demi sedikit ide yang ada dalam pikiran anda, jangan jadikan ide tersebut hanya sebatas wacana”
“Jangan pernah takut untuk mencoba, karena segala sesuatu hal berawal dari mencoba”
 (Ayah)

“Yang bodoh selalu yakin dan yang cerdik justru penuh keraguan”
(Bertrand Russell)

“Yang penting ialah jangan pernah berhenti bertanya-tanya”
(Albert Einstein)

Persembahan :
Karya Tulis Ilmiah ini saya persembahkan kepada:
1. Keluarga besar.
2. Teman-teman yang telah memberikan masukan dan bantuan sumbang saran.
3. Almamater.










ii
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah swt. atas berkat, rahmat, karunia dan hidayah-Nya sehingga penulisan dapat menyelesaikan karya ilmiah ini tepat pada waktunya dengan judul Daur Ulang Limbah Plastik.

Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini penulis berusaha semaksimal mungkin, sejak dari perencanaan hingga menghasilkan karya tulis ilmiah ini. Akan tetapi penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini jauh dari sempurna serta masih banyak kekurangan, oleh karena itu penulis dengan lapang dada menerima kritik dan saran yang bersifat membangun dari perbaikan dan kesempurnaan karya tulis ilmiahi ini. Penulis akan menerima dengan senang hati.

Yogyakarta, 14 Desember 2011



















iii
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL...................................................................................................... i
MOTTO DAN PERSEMBAHAN................................................................................ ii
KATA PENGANTAR................................................................................................... iii
DAFTAR ISI.................................................................................................................. iv
BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................. 1
A.   Latar Belakang................................................................................................. 1
B.   Rumusan Masalah.......................................................................................... 1
C.   Tujuan............................................................................................................... 1
D.   Manfaat............................................................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN............................................................................................... 3
A.   Jenis-jenis Plastik yang Bisa Didaur Ulang............................................... 3
B.   Limbah Plastik dan Pengaruh Terhadap Lingkungan............................. 4
C.   Dampak Limbah Plastik Terhadap Kesehatan...................................... .... 4
D.   Cara Pemanfaatan Limbah Plastik.............................................................. 4
BAB III PENUTUP....................................................................................................... 7
A.   Kesimpulan...................................................................................................... 7
B.   Saran................................................................................................................. 7
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................... 8











iv
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Plastik adalah salah satu benda yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan masyarakat sehari–hari. Penggunaan plastik terutama sebagai media untuk membawa produk sangat lazim digunakan oleh masyarakat baik untuk membawa produk makanan dan minuman, pakaian, alat elektronik, peralatan rumah tangga, dsb. Sampah plastik tergolong dalam sampah non organik yang sangat berbahaya bagi lingkungan karena sulit dan membutuhkan waktu dan proses yang lama yaitu 1.000 tahun untuk dapat diuraikan secara alami di tanah dan 450 tahun untuk terurai di air.  Disisi lain, resiko sampah plastik untuk dibuang secara sembarangan lebih besar dibanding sampah organik yang dapat terurai oleh tanah. Oleh karena itu, diperlukan penanggulangan sampah plastik dengan cara pengolahan limbah plastik menjadi suatu produk yang dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang. Bayangkan saja jika kita berbelanja di warung tiga kali sehari dalam satu bulan maka satu orang dapat menggunakan 90 kantong plastik bahkan lebih yang sering kali dibuang begitu saja. Jika sebagian jumlah penduduk Indonesia melakukan hali itu maka akan terkumpul 90x125juta=11250 kantung plastik yang akan mencemari lingkungan ini.

B. Rumusan Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ini adalah mengenai cara daur ulang limbah plastik  menjadi produk yang bermanfaat.
a.    Apa saja jenis plastik yang bisa didaur ulang.
b.    Bagaimana proses daur ulang kantung plastik.

C. Tujuan
Mengetahui cara memanfaatkan limbah plastik agar menjadi benda yang berguna bagi kehidupan manusia. Dan mempelajari bagaimana mengolah limbah plastik.

1
D. Manfaat
            Manfaat yang sangat diharapkan adalah dapat memberikan sumbangsih pengetahuan tentang pengolahan limbah kantung plastik karena faktor masalah lingkungan akibat limbah plastik yang ditimbulkan oleh tangan manusia.


































2
BAB II
PEMBAHASAN
A. Jenis-jenis plastik yang bisa didaur ulang

a.  HDPE (HIGH-DENSITY POLY-ETHYLENE)
a)    Karakteristik : 
Bunyi kresek – kresek
Lebih kaku
b)    Yang umum digunakan di Indonesia :
Kantong tentengan
Kantong Buah
Untuk kuah sayur / kuah baso

b.  PP (POLY – PROPYLENE)
a)    Karakteristik
Bening
Aman bersentuhan langsung dengan makanan (Food Grade)
Lebih mudah sobek dibanding PE

b)    Yang umum digunakan di Indonesia :
Kantong kerupuk
Kantong garam
Laundry baju
Roti manis

c.   LLDPE (LINEAR LOW–DENSITY POLY–ETHYLENE)
a)    Karakteristik  :
Buram
Lemas
Ulet, tidak mudah sobek
Aman bersentuhan langsung dengan makanan

3
b)    Yang umum digunakan langsung di Indonesia :
Kantong gula cetak
Pelapis dalam dus
(Hariadhi, 2008)

B. Limbah Plastik dan Pengaruhnya dalam Lingkungan
Konsumsi berlebih terhadap plastik, pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara. Limbah plastik akan memberikan akibat:
  1. Tercemarnya tanah, air tanah dan makhluk bawah tanah.
  2. Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.
c.    Bahan plastik yaitu PCB (polychlorinated biphenyl) yang tidak dapat terurai meskipun termakan oleh binatang maupun tanaman akan menjadi racun berantai sesuai urutan rantai makanan.
d.    Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.
Untuk menanggulanginya ada limbah plastik beberapa pihak mencoba untuk membakarnya. Tetapi proses pembakaran yang kurang sempurna dan tidak mengurai pertikel-pertikel plastik dengan sempurna maka akan menjadi dioksin di udara.

C. Dampak Limbah Plastik terhadap Kesehatan
a.    Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur dengan air minum. Penyakit DBD dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.
b.    Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit ).
c.    Sampah beracun; Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira–kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa
4
d.    (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.
Efek buruk bagi kesehatan manusia tetap menjadi topik kontroversi sengit, meskipun konsensus yang berkembang bahwa plastik muncul dan aditif mereka tidak selalu sahabat jinak yang pernah kita diasumsikan mereka untuk menjadi. Seseorang mengatakan ia menerima undangan untuk menulis tentang plastik dan kesehatan manusia karena topik menampilkan masalah yang lebih besar tentang bagaimana untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi peradaban modern.

D. Cara Pemanfaatan Limbah Plastik
Limbah plastik dapat diubah menjadi barang yang bermanfaat seperti; barang-barang kerajinan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, dapat didaur ulang menjadi barang-barang yang dapat dimanfaatkan kembali.
Pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam bataswaktu tertentu dengan menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle). Di Indonesia, pemanfaatan limbah plastik dalam skala rumah tangga umumnya adalah dengan pemakaian kembali dengan keperluan yang berbeda, misalnya tempat cat yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot atau ember. Sisi buruk pemakaian kembali, terutama dalam bentuk kemasan adalah sering digunakan untuk pemalsuan produk seperti yang seringkali terjadi di kota-kota besar.
Pengelolaan limbah plastik dengan cara daur ulang umumnya dilakukan oleh industri. Secara umum terdapat empat persyaratan agar suatu limbah plastik dapat diproses oleh suatu industri, antara lain limbah harus dalam bentuk tertentu sesuai kebutuhan (biji, pellet, serbuk, pecahan), limbah harus homogen, tidak terkontaminasi, serta diupayakan tidak teroksidasi. Proses daur ulang plastik dengan menggunakan mesin khusus:
  1. Sortir, memisahkan bahan baku dan membuang material/benda asing yang tidak diharapkan masuk ke dalam proses daur ulang.
  2. Pemotongan dan merajang plastik dalam bentuk asalnya (kantong atau lembaran plastik).
5
  1. Pencucian agar tidak menggangu proses penggilingan, dengan cara Prewashing menggunakan media cair sebagai sarana untuk memisahkan material-material asing terutama agar tidak ikut dalam proses selanjutnya yaitu menggunakan mesin friction water dimana materi dicuci kembali oleh ulir menanjak yang berputar pada putaran tinggi sehinggga hasil dari friksi dapat melepaskan material asing yang masih terdapat pada bahan.
  2. Pengeringan secara mekanik yaitu dengan memeras material dengan gerakan memutar sehingga air dapat keluar dan dengan menguapkan air pada suhu tertentu agar bahan benar-benar terbebas dari suhu yang melekat.
  3. Pemanasan yaitu material yang telah bersih dari pengotor dilelehkan dengan proses pemanasan material pada suhu 200 derajat C dimana suhu panas dihasilkan oleh heater dan selanjutnya lelehan dialirkan untuk menuju proses penyaringan.
  4. Penyaringan dilakukan dengan lembaran besi yang dilubangi sebesar kira-kira 4mm di seluruh permukaannya, agar menjadi lelehan plastik akan melewati saringan ini untuk menghasilkan lelehan plastik berbentuk silinder panjang yang nantinya akan dipotong-potong.














6
BAB III
PENUTUP

A.   Kesimpulan
Sampah plastik tergolong dalam sampah non organik yang sangat berbahaya bagi lingkungan karena sulit dan membutuhkan waktu dan proses yang lama yaitu 1.000 tahun untuk dapat diuraikan secara alami di tanah dan 450 tahun untuk terurai di air. Sampah plastik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan menggangu kesehatan. Cara mengurangi sampah plastik dapat dilakukan dengan proses daur ulang. Tahapan daur ulang meliputi;  sortir, pemotongan, pencucian, pengeringan, penyaringan dan pemanasan.

B.   Saran
Bagi pemerintah dan masyarakat sebaiknya bekerja sama dalam mengurangi konsumsi plastik agar produksi sampah plastik tidak meningkat. Selain itu diperlukan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan oleh sampah plastik seperti pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan dengan cara meminimalisir penggunaan sampah plastik atau dengan memanfaatkan limbah plastik menjadi produk yang memiliki nillai ekonomis yang tinggi.












7
DAFTAR PUSTAKA

            Murtadho, D. dan Sa’id, E. G. 1988. Penanganan Pemanfaatan Limbah Padat. Sarana Perkasa. Jakarta




Tidak ada komentar:

Posting Komentar