Daur Ulang Limbah Plastik
Makalah
Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia 1
Dosen
Pengampu: Deri Anggraini, S.Pd.
Desy Wulandhary
11144600062
A2-11
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA
2011
Daur Ulang Limbah Plastik
Makalah
Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia 1
Dosen
Pengampu: Deri Anggraini, S.Pd.
Desy Wulandhary
11144600062
A2-11
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA
2011
Motto dan Persembahan
Motto
:
“Mulailah menggarap sedikit demi sedikit ide yang
ada dalam pikiran anda, jangan jadikan ide tersebut hanya sebatas wacana”
“Jangan pernah takut untuk mencoba, karena segala
sesuatu hal berawal dari mencoba”
(Ayah)
“Yang bodoh selalu yakin dan yang cerdik justru
penuh keraguan”
(Bertrand Russell)
“Yang penting ialah jangan
pernah berhenti bertanya-tanya”
(Albert Einstein)
Persembahan :
Karya Tulis Ilmiah ini saya persembahkan
kepada:
1. Keluarga besar.
2. Teman-teman yang telah
memberikan masukan dan bantuan sumbang saran.
3. Almamater.
ii
KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah swt. atas berkat, rahmat, karunia
dan hidayah-Nya sehingga penulisan dapat menyelesaikan karya ilmiah ini tepat
pada waktunya dengan judul Daur Ulang Limbah Plastik.
Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini penulis
berusaha semaksimal mungkin, sejak dari perencanaan hingga menghasilkan karya
tulis ilmiah ini. Akan tetapi penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini
jauh dari sempurna serta masih banyak kekurangan, oleh karena itu penulis
dengan lapang dada menerima kritik dan saran yang bersifat membangun dari
perbaikan dan kesempurnaan karya tulis ilmiahi ini. Penulis akan menerima
dengan senang hati.
Yogyakarta,
14 Desember 2011
iii
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN
JUDUL...................................................................................................... i
MOTTO
DAN PERSEMBAHAN................................................................................ ii
KATA
PENGANTAR................................................................................................... iii
DAFTAR
ISI.................................................................................................................. iv
BAB
I PENDAHULUAN.............................................................................................. 1
A.
Latar Belakang................................................................................................. 1
B.
Rumusan Masalah.......................................................................................... 1
C.
Tujuan............................................................................................................... 1
D.
Manfaat............................................................................................................. 2
BAB
II PEMBAHASAN............................................................................................... 3
A.
Jenis-jenis Plastik yang Bisa Didaur Ulang............................................... 3
B.
Limbah Plastik dan Pengaruh Terhadap Lingkungan............................. 4
C.
Dampak Limbah Plastik Terhadap Kesehatan...................................... .... 4
D.
Cara Pemanfaatan Limbah Plastik.............................................................. 4
BAB
III PENUTUP....................................................................................................... 7
A.
Kesimpulan...................................................................................................... 7
B.
Saran................................................................................................................. 7
DAFTAR
PUSTAKA.................................................................................................... 8
iv
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Plastik adalah salah satu benda yang tidak dapat
dilepaskan dari kehidupan masyarakat sehari–hari. Penggunaan plastik
terutama sebagai media untuk membawa produk sangat lazim digunakan oleh
masyarakat baik untuk membawa produk makanan dan minuman, pakaian, alat
elektronik, peralatan rumah tangga, dsb. Sampah plastik tergolong dalam sampah
non organik yang sangat berbahaya bagi lingkungan karena sulit dan membutuhkan
waktu dan proses yang lama yaitu 1.000 tahun untuk dapat diuraikan secara alami
di tanah dan 450 tahun untuk terurai di air. Disisi lain, resiko sampah
plastik untuk dibuang secara sembarangan lebih besar dibanding sampah organik
yang dapat terurai oleh tanah. Oleh karena itu, diperlukan penanggulangan sampah plastik
dengan cara pengolahan limbah plastik menjadi suatu produk yang dapat
dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang. Bayangkan saja jika kita
berbelanja di warung tiga kali sehari dalam satu bulan maka satu orang dapat
menggunakan 90 kantong plastik bahkan lebih yang sering kali dibuang begitu
saja. Jika sebagian jumlah penduduk Indonesia melakukan hali itu maka akan terkumpul
90x125juta=11250 kantung plastik yang akan mencemari lingkungan ini.
B. Rumusan Masalah
Masalah yang akan
dibahas dalam karya tulis ini adalah mengenai cara daur ulang limbah plastik menjadi produk yang bermanfaat.
a.
Apa saja jenis plastik
yang bisa didaur ulang.
b.
Bagaimana proses daur
ulang kantung plastik.
C.
Tujuan
Mengetahui cara
memanfaatkan limbah plastik agar menjadi benda yang berguna bagi kehidupan
manusia. Dan mempelajari bagaimana mengolah limbah plastik.
1
D.
Manfaat
Manfaat yang sangat diharapkan adalah dapat memberikan sumbangsih
pengetahuan tentang pengolahan limbah kantung plastik karena faktor masalah
lingkungan akibat limbah plastik yang ditimbulkan oleh tangan manusia.
2
BAB II
PEMBAHASAN
A. Jenis-jenis
plastik yang bisa didaur ulang
a. HDPE
(HIGH-DENSITY POLY-ETHYLENE)
a) Karakteristik
:
Bunyi kresek – kresek
Lebih kaku
b) Yang
umum digunakan di Indonesia :
Kantong tentengan
Kantong Buah
Untuk kuah sayur / kuah baso
b. PP
(POLY – PROPYLENE)
a) Karakteristik
Bening
Aman bersentuhan langsung
dengan makanan (Food Grade)
Lebih mudah sobek dibanding
PE
b) Yang
umum digunakan di Indonesia :
Kantong kerupuk
Kantong garam
Laundry baju
Roti manis
c. LLDPE
(LINEAR LOW–DENSITY
POLY–ETHYLENE)
a) Karakteristik
:
Buram
Lemas
Ulet, tidak mudah sobek
Aman bersentuhan langsung
dengan makanan
3
b) Yang
umum digunakan langsung di Indonesia :
Kantong gula cetak
Pelapis dalam dus
(Hariadhi,
2008)
B. Limbah Plastik dan Pengaruhnya dalam Lingkungan
Konsumsi berlebih terhadap plastik, pun
mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari
senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan
waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan
sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan
udara. Limbah
plastik akan
memberikan akibat:
- Tercemarnya tanah, air tanah
dan makhluk bawah tanah.
- Racun-racun dari partikel
plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di
dalam tanah seperti cacing.
c.
Bahan plastik yaitu PCB (polychlorinated
biphenyl) yang tidak dapat terurai meskipun
termakan oleh binatang maupun tanaman akan menjadi racun berantai sesuai urutan
rantai makanan.
d.
Kantong
plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.
Untuk menanggulanginya
ada limbah plastik beberapa pihak mencoba untuk membakarnya. Tetapi proses
pembakaran yang kurang sempurna dan tidak mengurai pertikel-pertikel plastik dengan
sempurna maka akan menjadi dioksin di udara.
C. Dampak Limbah Plastik terhadap Kesehatan
a.
Penyakit
diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari
sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur dengan air minum. Penyakit
DBD dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya
kurang memadai.
b.
Penyakit
jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit ).
c.
Sampah
beracun; Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira–kira 40.000 orang meninggal
akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa
4
d.
(Hg).
Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi
baterai dan akumulator.
Efek
buruk bagi kesehatan manusia tetap menjadi topik kontroversi sengit, meskipun
konsensus yang berkembang bahwa plastik muncul dan aditif mereka tidak selalu
sahabat jinak yang pernah kita diasumsikan mereka untuk menjadi. Seseorang mengatakan
ia menerima undangan untuk menulis tentang plastik dan kesehatan manusia karena
topik menampilkan masalah yang lebih besar tentang bagaimana untuk menciptakan
masa depan yang berkelanjutan bagi peradaban modern.
D.
Cara Pemanfaatan Limbah Plastik
Limbah
plastik dapat diubah menjadi barang yang bermanfaat seperti; barang-barang
kerajinan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, dapat didaur ulang menjadi
barang-barang yang dapat dimanfaatkan kembali.
Pemanfaatan
limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan
dalam bataswaktu tertentu dengan menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan
bahan baku impor. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian
kembali (reuse) maupun
daur ulang (recycle). Di
Indonesia, pemanfaatan limbah plastik dalam skala rumah tangga umumnya adalah
dengan pemakaian kembali dengan keperluan yang berbeda, misalnya tempat cat
yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot atau ember. Sisi buruk pemakaian
kembali, terutama dalam bentuk kemasan adalah sering digunakan untuk pemalsuan
produk seperti yang seringkali terjadi di kota-kota besar.
Pengelolaan limbah plastik dengan cara daur ulang umumnya
dilakukan oleh industri. Secara umum terdapat empat persyaratan agar suatu
limbah plastik dapat diproses oleh suatu industri, antara lain limbah harus
dalam bentuk tertentu sesuai kebutuhan (biji, pellet, serbuk, pecahan), limbah
harus homogen, tidak terkontaminasi, serta diupayakan tidak teroksidasi. Proses
daur ulang plastik dengan menggunakan mesin khusus:
- Sortir, memisahkan bahan
baku dan membuang material/benda asing yang tidak diharapkan masuk ke
dalam proses daur ulang.
- Pemotongan dan merajang
plastik dalam bentuk asalnya (kantong atau lembaran plastik).
5
- Pencucian agar tidak menggangu
proses penggilingan, dengan cara Prewashing menggunakan media cair sebagai
sarana untuk memisahkan material-material asing terutama agar tidak ikut
dalam proses selanjutnya yaitu menggunakan mesin friction water dimana
materi dicuci kembali oleh ulir menanjak yang berputar pada putaran tinggi
sehinggga hasil dari friksi dapat melepaskan material asing yang masih
terdapat pada bahan.
- Pengeringan secara mekanik
yaitu dengan memeras material dengan gerakan memutar sehingga air dapat
keluar dan dengan menguapkan air pada suhu tertentu agar bahan benar-benar
terbebas dari suhu yang melekat.
- Pemanasan yaitu material
yang telah bersih dari pengotor dilelehkan dengan proses pemanasan
material pada suhu 200 derajat C dimana suhu panas dihasilkan oleh heater
dan selanjutnya lelehan dialirkan untuk menuju proses penyaringan.
- Penyaringan dilakukan dengan
lembaran besi yang dilubangi sebesar kira-kira 4mm di seluruh
permukaannya, agar menjadi lelehan plastik akan melewati saringan ini
untuk menghasilkan lelehan plastik berbentuk silinder panjang yang
nantinya akan dipotong-potong.
6
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Sampah
plastik tergolong dalam sampah non organik yang sangat berbahaya bagi
lingkungan karena sulit dan membutuhkan waktu dan proses yang lama yaitu 1.000
tahun untuk dapat diuraikan secara alami di tanah dan 450 tahun untuk terurai
di air. Sampah plastik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan
dan menggangu kesehatan. Cara mengurangi sampah plastik dapat dilakukan dengan
proses daur ulang. Tahapan daur ulang meliputi;
sortir, pemotongan, pencucian, pengeringan, penyaringan dan pemanasan.
B.
Saran
Bagi pemerintah dan
masyarakat sebaiknya bekerja sama dalam mengurangi konsumsi plastik agar
produksi sampah plastik tidak meningkat. Selain itu diperlukan kesadaran dan
kepedulian masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan oleh sampah plastik seperti
pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan dengan cara meminimalisir
penggunaan sampah plastik atau dengan memanfaatkan limbah plastik menjadi
produk yang memiliki nillai ekonomis yang tinggi.
7
DAFTAR PUSTAKA
Murtadho,
D. dan Sa’id, E. G. 1988. Penanganan
Pemanfaatan Limbah Padat. Sarana Perkasa. Jakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar